Showing posts with label Hubungan baik. Show all posts
Showing posts with label Hubungan baik. Show all posts

Triple Filter Test


Di Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi dan sangat terhormat.

Suatu hari seorang kenalannya bertemu dengan filsuf besar itu dan berkata, "Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?"

"Tunggu sebentar," Socrates menjawab. "Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan memberikan suatu test sederhana yang disebut Triple Filter Test.

● Filter petama adalah KEBENARAN.
"Apakah Anda yakin bahwa apa yang akan Anda katakan pada saya itu benar?"
"Tidak," jawab orang itu, "Sebenarnya saya HANYA MENDENGAR tentang itu."
"Baik," kata Socrates. "Jadi Anda tidak yakin itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua.

Mental Miskin Tetap Membuat Kita Miskin


H: "Mas, apakah bisa bantu saya dapat pekerjaan"

T: "Oke, apa pekerjaan yang diinginkan?"

H: "Apa saja deh mas, yang penting kerja"

T: "Ok, mungkin saya bisa minta kolega saya untuk kamu jadi sales disana"

H: "Kalau bisa jangan yg suruh jualan deh mas, saya ga terlalu suka jualan"

T: "Oh gitu yah, oke...oke bentar yah, saya coba telp teman saya di Jakarta".

Setelah menghubungi teman saya, sayapun memberitahu yang bersangkutan.

T: Ok, H...kata teman saya dia sedang butuh admin untuk input penjualan.

H: "Waduh pak, saya ga bisa komputer"

T: "Ok, mengapa ga bisnis saja"

H: "Wah, itu butuh modal pak, saya ga punya modal"

T: " Oke, kalau misalnya saya ada teman yang bisa membantumu bisnis dg modal kecil/tnpa modal?"

H: "Itu pasti MLM multi level yah?, kalau yang kayak gituan nggak deh pak,gak suka MLM saya pak"

He..he...Saya belum selesai menjelaskan namun rasanya mendadak kehilangan kesabaran untuk membantu orang ini.

Cara Mudah & Murah Menjadi Saluran Berkat


Sopir-sopir angkot saling menyalip berebut penumpang...
Tak jauh di depan angkot yg kutumpangi seorang ibu dan 3 orang anaknya berdiri di tepi jalan...
Setiap angkot yang berhenti dan berbicara dengan si ibu, langsung melaju kembali, hal ini terus terulang berkali-kali...
Saat angkot yg kutumpangi berhenti, si ibu bertanya :
“Dik, lewat terminal bis ya?”
Sopir menjawab : “Ya bu”.
Si ibu tak segera naik, berkata lirih :
“Tapi saya ber-3 dengan anak-anak tidak punya ongkos.”
Sambil tersenyum, sopir itu menjawab :
“ Tidak apa-apa bu, naik saja. ”

Bahagia Jangan Dikejar, Tapi Ditanam. Begini Caranya


Kalau ingin memelihara kupu-kupu, jangan tangkap kupu-kupunya, pasti ia akan terbang.

Tanamlah bunga​ maka kupu-kupu akan datang sendiri dan membentangkan sayap-sayapnya yang indah. Bahkan bukan hanya kupu-kupu yang datang, tetapi kawanan yang lain juga: lebah, capung, dan lainnya, ​menambah warna warni keindahan​..

Sama halnya dalam kehidupan di dunia

Ketika kita ingin ​kebahagiaan​ dan keberuntungan​.
Tanam saja kebaikan demi kebaikan, kebajikan demi kebajikan, maka kebahagiaan dan keberuntungan akan datang berlimpah, ​bukan hanya satu, tetapi seribu​..

Selagi kita masih diberi hidup,​ ​mari membangun taman-taman bunga: bunga kebaikan dan kebajikan..

Cara Menjaga Persahabatan Ketika Anda Berada Pada Tahapan Hidup yang Berbeda


Satu hal yang menjadi jelas ketika kita beranjak dari usia 20-an ke 30-an adalah betapa mudahnya persahabatan kita berakhir. Ada hal-hal nyata dan hal - hal besar yang dapat memisahkan kita satu sama lain, seperti memutuskan di mana untuk tinggal, berkomitmen untuk sekolah pascasarjana, investasi dalam karir kita, dan bahkan memulai sebuah keluarga. 

Hanya sedikit waktu yang dimiliki untuk dihabiskan dengan teman-teman karena hubungan-hubungan lain yang mungkin lebih diprioritaskan, dan juga mungkin mulai merasa seperti kita hanya memiliki sedikit kesamaan daripada hubungan kita yang dahulu. Sementara itu kita seperti berada di tahap kehidupan yang berbeda dari teman-teman kita.

Tapi itu tidak menandakan akhir dari persahabatan.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk menjaga teman-teman dekat ketika anda merasa seperti anda berada di tahap hidup yang berbeda:

1. Ingatlah apa yang menjadikan anda teman

Mungkin ada teman yang pergi tanpa memberitahu, tapi mengingat mengapa anda dulu berteman akan membawa persahabatan ke jenjang yang sangat jauh. Berbicara tentang sejarah yang anda miliki bersama, seperti lelucon dan pengalaman masa lalu, dapat membantu anda merasa dekat ketika anda berada di tempat yang berbeda walaupun mungkin tidak dapat melihat satu sama lain sesering yang anda inginkan. Itu sebabnya menemukan peluang untuk bernostalgia, tertawa, dan bahkan merasa ngeri mengingat cerita-cerita lama dan kenangan, itu sangatlah penting!

2. Membuat waktu untuk kenangan baru

Tentu selalu menyenangkan untuk mengingat masa lalu, tetapi setiap hubungan, termasuk persahabatan, tidak akan bertahan kecuali jika anda menyisihkan waktu untuk membuat kenangan baru. Mencoba aktivitas baru bersama adalah cara yang bagus untuk tetap up-to-date pada kehidupan masing-masing. Mungkin anda tidak bisa sespontan dulu, jadi rencanakan dahulu agar semua dapat menyesuaikan waktu.

Terbukalah. Bicara tentang perjuangan, rayakan keberhasilan anda, dan berbagi harapan anda untuk masa depan. Keaslian akan menjembatani kesenjangan perbedaan yang anda dan teman anda miliki.


Tentu saja, membuat kenangan baru bukan hanya tentang melakukan hal-hal bersama-sama, meskipun itu pasti membantu. Tapi juga mengenai percakapan bermakna yang membawa anda lebih dekat bersama. Media sosial memang pasti membuat kita lebih mudah untuk tetap berhubungan (terutama untuk persahabatan jarak jauh). Tapi hal ini juga menjadikan percakapan nyata lebih sulit, dan itu tidak selalu pengganti waktu yang berkualitas.

Cara Mengatasi Malu Karena Masa Lalu

Tidak ada "orang baik" yang tidak punya masa lalu,

Dan tidak ada "orang jahat" yang tidak punya masa depan.

Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi lebih baik.

Bagaimanapun masa lalunya dahulu, sekelam apa lingkungannya dulu, dan seburuk apa perangainya di masa lampau.

Berilah kesempatan seseorang untuk berubah.

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya.

Jangan memandang seseorang dari status dan hartanya.

Intinya,

Jangan memandang remeh seseorang karena masa lalu dan lingkungannya, karena bunga teratai tetap mekar cantik meski tinggal di air yang kotor.

Maka untuk jadi hebat yang diperlukan adalah kuatnya tekad.

Tak perlu pusingkan masa lalu, tak perlu malu dengan tempat asalmu, jika kau mau.

Kau bisa menjadi laksana bunga teratai yang tinggal di air yang kotor namun tetap mekar mengagumkan.

Berubah dan bangkit jauh lebih indah dari pada diam dan hanya bermimpi tanpa melakukan tindakan apapun.

Belajar Baik Sama Diri Sendiri


Suka bilang bisnis sepi, bisa sepi beneran..

Suka bilang kalau bisnis pasti gagal, ujung - ujungnya akan gagal beneran

Sering kali apa yang kita ucapkan akan berbuah manis sesuai dengan apa yang akan terjadi.

Karena bawah sadar kita mengasosiakan hal itu akan terjadi.

Maka tidak jarang, orang ngebayangin dirinya bakal punya bisnis dengan puluhan karyawan, keluarga yang bahagia, sahabat yang saling mendukung, semakin dekat dengan agama, orang tua bangga.. eh itu beneran kejadian.

Jadi, kurang - kurangin deh ngeluh biar tidak jadi kebiasaan, kurangin nonton berita kriminal biar ga ikut - ikutan kriminal, kurangin nonton tentang cinta - cintaan galau kalau tidak mau galau & baperan.

Belajar baik sama diri sendiri.

Tidak Nyaman Malah Menguntungkan


Beberapa waktu yang lalu, saya berniat untuk membeli kasur. Tapi saya sedikit bingung apakah harus membeli kasur yang empuk atau kasur yang lebih keras. Jika Anda di posisi saya, kasur yang empuk atau keras yang bakal Anda beli?

Kebanyakan dari kita pasti memilih kasur yang empuk karena kita merasa tenggelam dan masuk ke kasurnya ketika kita merebahkan badan kita.

Tapi ketika saya bertanya pada penjualnya, beliau justru merekomendasikan kasur yang sedikit lebih keras yang lebih baik. Karena permukaan keras itu lebih bagus untuk tulang kita dibandingkan kasur yang empuk dan mengikuti bentuk tulang.

"Tapi waktu tidur nanti pasti kita merasa tidak nyaman?" Tanya saya kepada penjual.

"Awalnya tidak nyaman karena tidak terbiasa tapi lama kelamaan akan nyaman dan tulang Anda pun akan terposisi dengan lebih baik karena permukaan yang keras ini "memaksa" kita untuk tidur dalam posisi yang benar." Jawab penjual.

Analogi ini juga selaras dengan hidup kita, di mana seringnya kita lebih banyak ingin berada pada posisi nyaman (kasur empuk) padahal lama kelamaan berdampak buruk pada hidup (tulang) ketimbang memilih keluar dari zona nyaman (memilih kasur yang keras) padahal jelas-jelas lebih baik untuk hidup (tulang) kita.

Bagaimana dengan Anda? Pilih kasur yang empuk atau kasur yang lebih keras?

Mengapa Kita Berteriak Saat Marah?

Konon ketika seorang ibu sedang bermain dengan anaknya di sawah, ia melihat ada keluarga yang sedang bertengkar, saling berteriak.

Ia berpaling ke anak-anaknya dan bertanya :
"Kenapa orang suka saling berteriak kalau sedang marah ?"

"Kenapa harus berteriak pada orang yang ada di sebelahnya ?

Akhirnya Sang Bunda bertutur :

"Bila dua orang bermarahan, hati mereka sangat menjauh.

Untuk dapat menempuh jarak yang jauh itu, mereka harus berteriak agar terdengar. Semakin marah, semakin keras teriakannya karena jarak kedua hati pun semakin jauh."

"Apa yang terjadi saat dua insan jatuh cinta ?"

Mereka tidak berteriak satu sama lain.

Mereka berbicara lembut karena hati mereka berdekatan.

Tidak ada jarak antara kedua hati".

"Bila mereka semakin saling mencintai, apa yang terjadi ?

Mereka tidak lagi bicara. Hanya berbisikan dan saling mendekat dalam kasih-sayang. Akhirnya mereka bahkan tidak perlu lagi berbisikan. Mereka cukup saling memandang. Itu saja.

Sedekat itulah dua insan yang saling mengasihi."

Sang bunda memandang anak-anaknya dan mengingatkan dengan lembut :

"Jika terjadi pertengkaran, jangan biarkan hati menjauh.

Jangan ucapkan perkataan yang membuat hati kian menjauh.

Karena jika kita biarkan, suatu hari jaraknya tidak lagi bisa ditempuh"...

Dapatkan inspirasi dan motivasi hidup seperti ini dari Kutipan Anda dengan mendaftar email Anda di >> http://eepurl.com/b93T-1

Surat Kecil dari Tuhan

Kepada : KAMU

Tanggal : HARI INI

Dari : TUHAN

Perihal : DIRIMU


Ini AKU,

AKU yang akan menangani semua masalahmu..

Dan ingat,

Bila dunia ini menyodorkan masalah yang tidak dapat kau tangani sendiri,

Jangan berusaha menyelesaikan masalah itu.

Tetapi, serahkanlah masalahmu itu kepadaKu.

AKU akan menyelesaikan masalahmu sesuai JADWAL yang AKU tentukan sendiri.

Semua masalahmu PASTI akan AKU selesaikan, tetapi sesuai jadwalKu, bukan jadwalmu.

Setelah semua masalahmu kamu serahkan kepadaKu, Janganlah kamu pikirkan dan khawatirkan.

Sebaliknya, fokuslah kepada semua hal-hal BAIK yang sedang terjadi padamu sekarang.

Bila kamu terjebak kemacetan di jalan, Janganlah marah,

Sebab masih banyak orang di dunia ini yang tidak pernah naik mobil seumur hidupnya.

Bila kamu berhadapan dengan masalah di tempat kerja,

Berpikirlah bahwa masih banyak orang yang menganggur bertahun-tahun tanpa pekerjaan.

Bila kamu sedih karena hubungan keluarga, pikirkanlah orang-orang yang belum pernah merasakan mencintai dan dicintai.

Bila kamu merasa bosan dengan akhir minggu, pikirkanlah orang-orang yang harus lembur siang malam tanpa libur utk menghidupi keluarga dan anak-anaknya.

Bila kendaraanmu mogok dan mengharuskan kamu berjalan kaki,

Janganlah marah,

Pikirkanlah orang-orang cacat yang sangat ingin merasakan berjalan di atas kaki sendiri.

Bila kamu melihat di cermin rambutmu mulai beruban,

Janganlah bersedih,

sebab mempunyai rambut hanyalah merupakan impian bagi orang-orang yang dalam perawatan Kemoterapi.

Bila kamu merenungi makna hidupmu di dunia ini & merenungi apa tujuan hidup mu ini ?

Bersyukurlah... karena banyak orang yang tidak punya kesempatan hidup yang cukup lama untuk merenungi hidup mereka.

Kenapa Bersikap Sombong Itu Tidak Masuk Akal

Lahir : ditolong oleh Orang lain

Nama : diberi oleh Orang lain

Pendidikan : didapat dari Orang lain

Gaji : diterima dari Orang lain

Kehormatan : diberikan oleh Orang lain

Mandi pertama : dilakukan oleh Orang lain.

Mandi terakhir : dilakukan oleh Orang lain

Harta setelah meninggal : menjadi hak Orang lain

Pemakaman : dilakukan oleh Orang lain

Ternyata sejak lahir hingga meninggal kita selalu membutuhkan "Orang Lain".

Kita mulai sadar bahwa hidup ini membutuhkan orang lain :

*DIMANA KEHEBATAN KITA*

Ternyata, kita bukanlah siapa-siapa tanpa "ORANG LAIN".

Bersahabatlah dengan semua orang karena kita tidak tahu kapan kita membutuhkan bantuan mereka.

Berilah Maka Engkau Diberi


Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mendekati sang nyonya.

Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan.

Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri disana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson ."

Wah, sebenarnya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut usia seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu.. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.

Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.

Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima kasihnya. Berapa pun jumlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak menolongnya.

Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah ditolong dirinya pada waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah ia berbuat hal sebaliknya.

Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, "Dan ingatlah kepada saya."

Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.

Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat asing baginya.

Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan itu tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya.

Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan .

Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang kertas $100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu.

Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.

Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu: "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan: 'Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.'"

Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.

Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun pelayan itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya butuhkan? Dengan kelahiran bayinya bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang cukup.

Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Segalanya akan beres.

Aku mengasihimu suamiku Bryan Anderson...

RENUNGAN:

Ada pepatah lama yang berkata, "Berilah maka engkau diberi." Hari ini saya mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya harapkan anda meneruskannya. Biarkan terang kehidupan kita bersinar.

Teman baik itu seperti bintang-bintang di langit. Anda tidak selalu dapat melihatnya, namun anda tahu mereka selalu ada walau mereka belum tentu selalu bisa...,

Namun 'Tuhan' mampu...

Yuk kita bagikan kebaikan hari ini minimal kepada 1 orang saja, semoga rantai ini tidak akan pernah terputus...,

Percayalah :

Energi positif itu jg dapat menular...

Mengerti Rencana Allah


Ada seorang tukang TAHU... Setiap hari ia menjual dagangannya ke pasar. Untuk sampai ke pasar, ia harus naik angkot langganannya.

Dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah.

Setiap pagi ia selalu berdoa kepada Tuhan agar dagangannya laris.

Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari. Dagangannya selalu laris manis...

Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya untuk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba-tiba ia terpeleset kecemplung sawah...

Semua dagangannya jatuh ke sawah, hancur berantakan! Jangankan untung, modal pun buntung!

Mengeluh ia kepada Tuhan, bahkan "menyalahkan" Tuhan, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia selalu berdoa setiap pagi.

Akhirnya ia pun pulang tidak jadi berdagang.

Dimanfaatkan vs Dicintai


Ketika seorang laki laki sedang memoles mobil barunya.
Datanglah anak laki lakinya yang berumur sepuluh tahun yang mengambil batu dan membuat goresan disamping mobilnya.

Dalam kemarahannya akibat melihat perbuatan anaknya itu.
Laki laki tersebut mengambil tangan anaknya dan memukulnya berulang kali.
Tanpa menyadarinya bahwa dia menggunakan obeng untuk memukulinya.

Di rumah sakit, sang anak kehilangan seluruh jari jemari tangannya karena patah seluruhnya.

Ketika sang anak melihat ayahnya...
Dengan sorot mata yang kesakitan,dia bertanya "Ayah kapan jari jariku akan tumbuh lagi???"

Laki laki itu sangat terluka dengan pertanyaan anaknya dan tak dapat berkata apapun.
Dia kembali ke mobilnya dan menendangi mobilnya berulang kali.

Terpukul oleh ulahnya sendiri.
Dia duduk di depan mobil dan melihat goresan tersebut.

Anaknya menuliskan kata kata, AKU MENCINTAIMU AYAH.

Keesokan harinya laki laki itupun bunuh diri...

Barang-barang adalah untuk dimanfaatkan sedangkan orang adalah untuk dicintai.

Akan tetapi masalah yang terjadi pada saat itu adalah justru sebaliknya.

Orang adalah yang dimanfaatkan dan barang adalah yang dicintai.

Rahasia Keharmonisan Keluarga


Pada suatu pesta PERKAWINAN EMAS,  nyonya rumah yg sudah tua menjawab pertanyaan MC & inilah dialog mereka.

MC : Apakah ibu merasa suami ibu ada kekurangannya?

Si nyonya : Sebanyak bintang di langit! Tidak sanggup menghitung semuanya!

MC : (Terkejut) Apakah kebaikan suami ibu juga banyak sekali?

Si nyonya : Sedikit sekali! Bagaikan matahari di langit!

MC : (Gregetan) Trus kenapa ibu bisa hidup bersamanya setengah abad & tetap saling menyayangi? (Heran)

Si nyonya : Karena begitu matahari terbit, semua bintang di langit jadi tdk kelihatan!

MC : Luaaaarr biasaa

"Kebencian menimbulkan pertengkaran tetapi rasa kasih sayang menutupi semua kekurangan."

Sungguh luar biasa sekali. Inilah rahasia keharmonisan dan kerukunan dimana pun juga. Kelanggengan persahabatan, keharmonisan pasangan, kerukunan keluarga karena saling mengalah dan melihat kebaikan masing-masing atas dasar "Kasih Sayang".

Lihatlah Kebaikan...
Lupakan Kesalahan...

Kenapa Kita Merasa Tuhan Tidak Adil?


Suatu malam seorang ayah membacakan cerita untuk anak perempuannya. Setelah membacakan cerita, si ayah bertanya kepada anaknya.

"Nak, apa kamu sayang Papa? "

Si anak menjawab, "Tentu saja aku sayang Papa". 

Ayahnya tersenyum lalu bertanya, "Kalau begitu, boleh Papa minta kalungmu?"

Lalu si anak menjawab, "Papa, aku sayang Papa tapi aku juga sayang sama kalung ini. "

Lalu ayahnya berkata, "Ya sudah, tidak apa-apa. Papa hanya bertanya saja."
Si ayah lalu pergi. 

Di malam berikutnya selama 3 hari berturut-turut ayahnya menanyakan hal yang sama dan si anak pun menjawab dengan kata-kata yg sama. 

Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi kesayangannya itu, "Kenapa tiba-tiba Papa mau kalung ini? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian Papa juga."

Malam berikutnya sang ayah menanyakan hal yang sama, lalu si anak berkata, "Papa, Papa tahu aku sayang sama Papa dan juga kalung ini. Tapi kalau Papa mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Papa." 

Si anak memberikan kalungnya &  ayahnya mengambilnya dgn tangan kiri. Lalu ayahnya memasukan tangan kanan ke saku kanan & mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli. Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya. 

"Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Papa sejak pertama kali Papa meminta kalungmu. Tapi Papa menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu dan Papa gantikan dengan yang lebih baik dan indah." 
Si anak menangis terharu.

Sering kali kita merasa TUHAN tidak adil. Dia yang memberikan tapi kenapa Dia juga yg mengambilnya.. Kita selalu sakit hati,sedih dan kecewa.Tapi tidakkah kita tahu, disaat TUHAN mengambil sesuatu yang berharga dari kita.Ternyata TUHAN punya rencana lain. Dia mau menggantikan yg "LEBIH BAIK" lagi dari apa yg sudah kita miliki sekarang ??

Jadi Terimalah apapun yang kita terima (Bersyukur), 
Berilah apa yang harus kita berikan (persembahan) Kembalikanlah apa yang menjadi milik TUHAN...
dan tetaplah bersyukur maka berkatmu akan diberikan berlipat ganda..

Alkisah Si Buta Yang Dapat Donor


Berawal ada seorang pria buta yg membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya seorang. Kekasihnya itu selalu berada disampingnya utk menemani & menghiburnya.

Dia berjanji akan menikahi kekasihnya bilamana suatu ketika dia sudah bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang dengan sukarela mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga akhirnya dia bisa melihat dunia ini lagi dan termasuk bisa melihat kekasihnya juga.

Kekasihnya bertanya, "Sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?" 

Pria itu terguncang hatinya saat melihat bhw kekasihnya ternyata buta. Dia menolak utk menikahinya.
Kekasihnya begitu kecewa dan akhirnya pergi meninggalkannya dengan hati yg hancur dan berlinang air mata, kemudian dia dengan susah payah menulis secarik kertas yg isinya singkat kepada pria itu,,,, "Sayangku, tolong jaga baik2 kedua bola mataku".

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia begitu cepat sekali berubah disaat apabila status hidupnya sudah berubah menjadi baik. 

Hanya sedikit orang yg ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya & lebih sedikit lagi yg ingat terhadap siapa dia harus berterima kasih dan balas budinya karena telah menopang dia pada saat dia dalam kesusahan.

Hidup ini adalah Anugerah, sebab itu bersyukurlah selama engkau masih hidup dgn apapun yg engkau punyai.

Buku Harian Kasih


Ayah dan ibu sudah menikah 30 tahun & Michael tidak pernah melihat mereka bertengkar. Bagi Michael, perkawinan ayah & ibu menjadi teladan baginya. Setelah menikah, dia & istrinya sering bertengkar karena hal-hal kecil.
Ketika pulang ke rmh ayahnya, MIchael menuturkan keluhannya pada ayahnya. 
Ayahnya mendengarkan kemudian masuk, keluar dengan mengusung buku-buku & ditumpuknya di ...depan Michael. Sebagian buku sudah kuning, kelihatannya sudah disimpan lama. 

Dengan penuh rasa ingin tahu Michael mengambil satu buku itu. Tulisannya benar tulisan ayahnya, agak miring & aneh, ada yang jelas, ada yang semrawut, bahkan ada yg tulisannya sampai menembusi beberapa halaman.
Michael membaca halaman-halaman buku itu.

Semuanya merupakan catatan hal-hal sepele, “Suhu udara berubah jadi dingin, ia mulai merajut baju wol untukku. Anak2 berisik, untung ada dia.” Semua itu catatan kebaikan & cinta ibu kepada ayah, cinta ibu kepada anak-anak & keluarga. 

Matanya berlinang air mata. Michael mengangkat kepala, dengan haru dia berkata pada ayahnya, “Ayah, saya sangat kagum pada ayah & ibu.” Ayahnya berkata, “Tidak perlu kagum, kamu juga bisa.” 

Ayah berkata lagi, 
“Menjadi suami istri selama puluhan tahun, tidak mungkin menghindari pertengkaran. Ibumu kalau kesal, suka cari gara-gara, melampiaskan kemarahannya & ngomel. 
Dalam buku aku tuliskan yang telah ibumu lakukan demi rumah tangga ini. 

Seringkali hatiku penuh amarah waktu menulis, kertasnya sampai sobek, tembus oleh pen. Tapi aku terus menulis semua kebaikannya. Aku renungkan, akhirnya emosi itu lenyap, yang tinggal semuanya kebaikan ibumu.” 

Michael mendengarkan, lalu bertanya, “Ayah, apakah ibu pernah melihat catatan ini?” Ayah tertawa & berkata, “Ibumu juga memiliki buku. 

Bukunya berisi kebaikan diriku. Sering kami saling bertukar buku & saling menertawakannya

Tiba-tiba Michael sadar akan rahasia pernikahan, 
“Mencintai itu sangat sederhana, ingat & catat kebaikan pasangan. Lupakan segala kesalahannya dan selalu berusaha membuat pasangan kita Bahagia.”

Kasih akan menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Lelaki seperti apa menghasilkan istri seperti apa


Seorang teman merasa istrinya semakin lama semakin egois dan kasar. Karena itu, mereka bertengkar setiap hari.
Saking seringnya bertengkar, lelaki ini memiliki selingkuhan.

Akhirnya, mereka bercerai dan sang suami menikah lagi dengan selingkuhannya. 

Sang mantan istripun tak lama kemudian menikah lagi.
Mereka masih belum dikaruniai anak. pernikahan baru keduanya masing masing berjalan dengan sangat lancar.
Tetapi setelah menikah, istri baru dari lelaki ini semakin lamapun kelembutannya semakin pudar.
Rumah tangga mereka berakhir sama seperti yg dulu, sedikit sedikit bertengkar.
Istri barunya bahkan tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, teman saya terpaksa membersihkan rumah sendiri.

Teman saya merasa nasib dia tidak baik, mengapa ia selalu memilih istri yg kurang baik, setiap hari ia mengeluh.

Sampai suatu hari, di suatu acara makan malam ia secara kebetulan bertemu dengan suami baru mantan istrinya.

Pada awalnya kedua lelaki ini tidak berbicara apa apa, tetapi setelah saling menyapa merekapun minum bersama.
Akhirnya teman saya tak bisa menahan diri lagi dan bertanya bagaimana keadaan rumah tangga mereka. Suami baru mantan istrinya ini tidak tampan, tetapi sangat teliti dalam berbicara.
Ia berkata, “Istri saya adalah wanita yg sangat hebat, sangat perhatian dan lembut, ia mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tanpa mengeluh. Juga sangat menyayangi saya, ia selalu bersikap baik ke orangtua, saudara, dan teman teman saya. Saatnya jujur dia akan jujur, saatnya butuh perhatian, dia akan memberi perhatian penuh. Wanita seperti ini, sudah sedikit sekali.”

Teman saya setelah mendengarnya merasa bingung, dan berpikir apa dia memang sebaik itu? Mengapa dulu dia sama sekali tidak menyadarinya? Pasti ini semua cuma bualan suami baru istrinya ini untuk membuat saya bingung.

Tak lama kemudian, kebetulan sekali, teman saya pergi berbelanja ke supermarket dan melihat mantan istri dan suami barunya sedang berbelanja.
Ia bersembunyi di samping dan memperhatikan, akhirnya ia menyadari pasangan itu benar benar bahagia.
Kebahagian itu bisa ia lihat dari senyuman mantan istrinya yg selalu bermekaran. Juga bisa dilihat dari pelukan lembut yg diberikan oleh lelaki di sampingnya itu.

Sebenarnya, di bermacam situasi, istri berubah menjadi malaikat atau berubah menjadi nenek sihir, semua tergantung pada lelaki.

Didetik wanita memutuskan untuk menikah, ia juga memutuskan untuk menjalani hidup dengan baik bersama suaminya.

Walaupun dalam pernikahan, kesabaran merupakan suatu kebajikan, tetapi jika ada cinta maka ada toleransi.

Saat anda merasa tidak puas dengan wanita anda, wanita pun tidak peduli lagi.
Jadi, jika anda menginginkan wanita baik seperti malaikat, terlebih dahulu perlakukan dia sebagai malaikat.
Karena semua wanita di dunia yang sudah menjadi “istri seseorang” memiliki potensi menjadi malaikat.

Saat anda bisa melakukannya dengan baik, anda akan menyadari bahwa perubahan sikap anda dapat membentuk sesosok malaikat yg sempurna.

Cinta wanita muncul karena kasih sayang pria, Kebencian wanita muncul karena kebohongan pria; Keluhan wanita muncul karena kedinginan pria. Kebahagiaan wanita muncul karena kehangatan pria. Kecantikan wanita muncul karena dimanjakan pria. Kerusakan wanita adalah hutang pria.

Wanita adalah sebuah piano, jika bertemu dengan seorang pianis handal, suara yg dihasilkan adalah lagu kelas dunia, jika dimainkan oleh orang biasa, maka akan menghasilkan lagu pop, tetapi apabila dimainkan oleh orang sembarangan, pasti tidak akan membentuk sebuah lagu.

Alkisah Anjing dan Domba


Pada jaman Tiongkok Kuno, ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yg berprofesi sebagai pemburu &  mempunyai anjing galak,,,,Anjing itu sering melompati pagar & mengejar domba petani.
Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjingnya, tapi ia tdk mau peduli.

Suatu hari anjing itu melompati pagar & menyerang beberapa domba, sehingga terluka parah. Petani itu merasa tak sabar, & memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.

Hakim itu mendengarkan cerita petani itu & berkata; "Saya bisa saja menghukum pemburu itu, memerintahkan dia untuk merantai & mengurung anjingnya, tapi Anda akan kehilangan seorang teman & mendapatkan seorang musuh. Mana yg kau inginkan, teman atau musuh yg jadi tetanggamu?”

Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.“Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yg mana anda harus menjaga domba anda, supaya tetap aman & ini akan membuat tetangga anda tetap sebagai teman.”

Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.
Ketika sampai di rumah, petani itu segera MELAKSANAKAN solusi pak hakim.
Dia mengambil tiga domba terbaiknya & menghadiahkannya kepada 3 anak tetangganya itu, yg mana mereka menerima dg sukacita dan mulai bermain dgn domba tsb.

Untuk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya.

Sejak saat itu anjing itu tidak pernah mengganggu domba pak tani.

Sebagai rasa terima kasih atas kedermawanan petani kepada anaknya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani.

Sebagai balasannya, petani mengirimkan daging domba & keju buatannya.

Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi teman yg baik.

Sebuah ungkapan Tiongkok Kuno mengatakan, 
“CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN & MEMPENGARUHI ORANG ADALAH DENGAN KEBAJIKAN"

”GIVE & GIVE, NOT TAKE & GIVE...“

Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang ...