Perlukah 'Me Time' Dalam Hubungan?


Matahari pagi membawaku pergi terbang ke kota lain. Berpisah kembali sejenak dengan kesayangan. Ada rasa rindu menyusup ke hati, menemani perjalananku pergi. Seolah sudah lama tak bertemu.

Dalam sebuah hubungan, tak terhindar dari yang namanya perpisahan. Seperti istilah Long distance relationship. Banyak pasangan di luar sana yang mengalami hal ini. Mempertahankan cinta dan komitmen adalah sebuah perjuangan yang dibutuhkan. 

Baikkah sebuah hubungan LDR? Atau sebuah hubungan yang mengalami banyak 'perpisahan'? 'Perpisahan' di sini berarti salah satu dari pasangan lebih banyak berada di tempat lain dibandingkan bersama pasangannya. Mungkin untuk bekerja, ataupun aktivitas lain. 

Sejujurnya secara pribadi menurutku, sebuah hubungan tak haruslah bersama terus menerus. Pertemuan setiap hari, terkadang mampu membuat pasangan merasa bosan. Apalagi jika mereka baru berpacaran. Memang, setiap pasangan yang baru berpacaran seolah tak terpisahkan. Selalu ingin bersama. 

Lalu, bagaimana dengan hubungan LDR? Tidak ada yang salah dalam LDR jika kedua pasangan mampu mengikatkan komitmen mereka satu sama lain. Godaan sekecil apapun tak bisa menjadi alasan bahwa hubungan LDR ini tak bisa berjalan. 
Jika niat, pasti bisa. 

Dibalik peristiwa LDR, ataupun pasangan yg selalu menghabiskan waktu bersama, ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Dari pasangan LDR, jauhnya jarak kedua pasangan, jarangnya pertemuan mereka, akan membuat kerinduan dalam diri mereka meningkat. Sehingga jika mereka bertemu akan menciptakan sebuah quality time yang sangat baik. Jika mereka saling berkomitmen, maka kesetiaan di antara keduanya tentulah sangat kuat. Karena kunci dalam LDR ini adalah kesetiaan. 

Begitu juga dengan pasangan yg suka bepergian. Jeda waktu yang diambil akan memberikan masing-masing pasangan waktu untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Sehingga tidak akan membuat ketergantungan satu sama lain. 

Pasangan yang selalu menghabiskan waktu bersama, tidaklah juga salah. Karena mereka akan semakin dekat, semakin dapat lebih mengenal sifat detil masing-masing pasangan. Tahap ini baik, bagi pasangan yang sedang dalam tahap akan menikah. Semakin sering bersama, semakin mengenal sifat-sifat baik buruknya.

Namun, lebih baik tetap diselingi waktu untuk sendiri, karena pada dasarnya setiap manusia pasti ingin memiliki waktu untuk dirinya sendiri. Tidak semua harus dilakukan berdua.

Jadi, masuk dalam kategori manakah kamu??
Perlukah 'Me Time' Dalam Hubungan? via @Kutipan_AndaTweet this!

No comments:

Post a Comment