Kemesraan Sesungguhnya


Begitu banyak orang yang tidak memahami kemesraan cinta yang sesunguhnya. Setiap orang bisa membeli bunga, cokelat, dan permata, tapi tidak ada cinta yang murni di dalam semua itu. Kemesraan yang sesungguhnya adalah semua hal kecil yang engkau lakukan setiap hari untuk menunjukkan bahwa engkau peduli padanya, juga oleh karena engkau memikirkannya.

Cara engkau menggenggam tangannya ketika engkau tahu dia sedang takut, atau engkau menyimpan bagian terbaik dari makananmu untuknya. Mungkin tiba-tiba mengirimkan pesan di saat sibukmu hanya untuk mengatakan "Aku sayang kamu" atau "Aku lagi kangen nih". Seperti juga menyanyikan lagu kesukaanmu untuknya, dan membiarkan dia menjahilimu.

Katakan padanya, kalau dia itu cantik, bahkan dengan rambut yang tidak sedang rapi dan tanpa rias wajah. Juga sesederhana menahan diri untuk bermain game atau menonton pertandingan bola hanya untuk mendengarnya bercerita tentang hari-harinya. Tetap tertawa dengan candaannya meski mungkin itu tidak terlalu lucu bagimu. Lihatlah, kemesraan ini bukan tentang membeli, ini tentang memberi

Jawaban Tuhan


Terkadang manusia itu lucu..

Jika kita membutuhkan jawaban, seringkali kita meminta pada Sang Pencipta. 

Tuhan akan menjawab pada waktunya dan seringkali manusia tidak sabar menunggu jawabannya.

Tetapi setelah diberikan jawaban, manusia ini justru tidak puas dan seakan-akan jawaban dari diri sendirinyalah yang lebih tepat. Bahkan terkadang tidak percaya atau meragukan jawaban itu.

Tapi perlu diingat, Tuhan selalu memberikan jawaban yg baik untuk kita. Namun, syaratnya, kita harus peka dan taat kepada-Nya. Jawaban Tuhan dapat diberikan dalam bermacam-macam bentuk. Mungkin dari nasehat orang tua, mungkin dari obrolan bersama sahabat, mungkin dari buku yang kita baca, dll.

Jawaban Tuhan itu datang dalam berbagai bentuk, jika Tuhan sudah berusaha memberikan jawaban namun kita tidak mendengarnya, bahkan cenderung memilih yang menurut kita sendiri benar, maka itu bukanlah lagi karena Tuhan. Itu adalah pilihan kita sendiri. 

Jadi, ketika mungkin Anda menyesali hal-hal yang terjadi jangan salahkan Tuhan, karena Tuhan itu maha baik, Dia memberikan kesempatan pada manusia untuk memutuskan apa yang hendak dilakukannya.

Jawaban atas masalah kita itu sudah ada, tinggal kita peka terhadap jawaban Tuhan dan berusaha mengikuti sepenuh hati tanpa meragukan kehebatan-Nya.

3 Cerita 3 Kebijaksanaan


Suatu ketika, semua rakyat desa sedang berkumpul dan berdoa agar turun hujan. Di hari itu semua orang berkumpul di balai kota, tapi hanya satu orang yang datang dengan membawa payung - Ini adalah keimanan...

Ketika seorang ayah sedang bercanda tawa dengan anaknya yang masih kecil, ia melempar anaknya melambung ke udara. Si anak tertawa, karena ia percaya bahwa ayahnya akan menangkapnya dengan baik - Ini adalah kepercayaan...

Setiap malam kita beranjak tidur, meski tanpa ada jaminan kita akan bisa bangun kembali, namun kita tetap menyalakan alarm untuk esok hari - Ini adalah harapan...

Keuntungan Itu Buah Persiapan

Foto: koki mempersiapkan makanan untuk tamunya

Salah satu ciri khas orang Indonesia sebenarnya adalah melihat sisi positif dari setiap kejadian buruk.

Waktu menabrak, untung orang yg ditabrak ga apa-apa walaupun mobil kita mungkin rusak parah

Di satu sisi kita melihat bahwa di balik setiap hal negatif terdapat hal positif yang dapat diambil hikmahnya.

Tapi sebenarnya kita harus melihatnya lebih dalam lagi, ke'untung'an yang kita peroleh saat dihadapkan pada kejadian buruk itu adalah buah dari persiapan kita yang mungkin tidak kita sadari.

Waktu menabrak, walaupun kita panik tapi secara refleks kita menginjak rem dan mengatur posisi setir agar tabrakan tidak parah. Itu adalah buah dari pengalaman kita menyetir berapa tahun. Kita mungkin tidak secara sengaja mempersiapkan bagaimana jika tabrakan terjadi, tetapi karena kita sudah lama menyetir maka sewaktu kita dihadapkan pada kejadian tabrakan, kita dapat mengira-ngira bagaimana kita harus bertindak agar tabrakan kita ini tidak parah.

Keuntungan itu adalah buah persiapan. Persiapan itu adalah pengalaman yang telah dilakukan berkali-kali dalam waktu yang cukup lama. Jadi jangan lelah bersiap-siap karena ada saatnya kita akan menghadapi kejadian tidak mengenakkan dan karena persiapan itu, kita jadi terhindar dari marabahaya yg lebih besar.

Pesan Ibu Tentang Ayahmu


Hai anakku..
Ibu ingin engkau mengerti
Mungkin kau jarang melihat Ayah di rumah
Namun bukan berarti dia tidak menyayangimu
Cintanya pun sama besarnya seperti ibu

Ayah mungkin tidak selembut ibu
Bahkan tangisannya nyaris tak pernah kau dengar Nak
Hanya semata agar tetap terlihat kuat
Sehingga engkau pun tak ragu berlindung padanya

Ibu memang mengandungmu selama 9 bulan
Bertaruh nyawa melahirkanmu ke dunia
Percayalah, dari tetesan keringat dan bantingan tulangnya
Engkau tumbuh dengan baik dan tidur dengan nyenyak

Ketika Ayah marah ia bukan membencimu Nak
Ayah ingin engkau tumbuh menjadi manusia mandiri
Sehingga selepas kami pergi
Engkau siap menghadapi semua sendiri

Kasihnya pun juga tak berbatas padamu
Tak luput namamu dan Ibu dalam doanya
Maka hormatilah juga Ayah
Karena surga pun terdapat dalam dirinya