Tuhan Menyulam Hidup Kita


Mungkin saat ini hidup anda seolah-olah seperti Benang Kusut.

Tapi tau kah bahwa TUHAN sedang Menyulam Hidup anda seperti seseorang yang sedang menyulam sehelai kain.

Benang Kusut terlihat dari bawah,
karena anda melihatnya dari bawah
Namun tidak demikian dengan TUHAN
DIA melihat sesuatu yang sangat indah,
karena DIA melihat dari atas.

Jangan Kecewa dan Jangan Putus Asa jika saat ini hidup anda penuh dengan berbagai masalah.

TUHAN punya Rencana Indah atas Hidup anda.
TUHAN punya Rencana Besar atas diri anda.

Tak peduli seberapa besar dosa kesalahanmu.
Tak peduli seberapa kotor dan nista nya diri anda.
Tak peduli seberapa lemah tak berdaya nya anda.
Tak peduli seberapa dalam anda jatuh tersandung.
Tak peduli seberapa jauh anda telah meninggalkan TUHAN.
Tak peduli seberapa jahat latar belakang anda.
Tak peduli seberapa pahit pengalaman hidup anda.
Tak peduli seberapa parahnya keadaan anda.
Tak peduli apapun yang anda rasakan saat ini.
Tak peduli apapun yang anda miliki sekarang.
Tak peduli betapa tak berharga nya diri anda di mata orang.
Tak peduli betapa bodoh nya anda.

Bersabarlah & Tunggu sampai TUHAN selesai Menyulam & Merenda hidup anda
& anda akan melihat suatu Karya yang Agung dalam hidup anda
Tak Satu pun yang akan Mampu Merusaknya.

Pola Pikir Terbalik


Orang miskin:

"Pak tolong dibuatkan parcel yang bagus dan mahal, karena itu akan saya hadiahkan untuk boss saya".

Orang kaya raya:
"Pak tolong dibuatkan parcel yang paling murah, karena itu akan saya hadiahkan untuk karyawan-karyawan bawahan saya".

Pertanyaan menariknya adalah:
* Siapa yg lebih miskin ?
* Siapa yg lebih kaya ?
* Siapa yg lebih baik ?
Saya rasa jawabannya tidak usah dibahas lagi.

Renungan Seorang Anak


Orang yang mencintai hingga kita menutup mata ialah IBU.
Orang yang mencintai kita dengan tiada ekpresi mata ialah BAPAK.

IBU - Memperkenalkan kita kepada dunia.
BAPAK - Memperkenalkan dunia kepada kita.

IBU - Membawa kita kepada kehidupan.
BAPAK - Membawa kehidupan kepada kita.

IBU - Menjaga kita supaya tidak lapar.
BAPAK - Membuat kita tahu makna lapar.

IBU - Memberi kita Kasih Sayang.
BAPAK - Memberi kita Tanggung Jawab.

IBU - Mengajar kita supaya tidak terjatuh.
BAPAK - Mengajar kita bangun bila terjatuh.

IBU - Mengajarkan kita untuk Berjalan.
BAPAK - Mengajarkan kita jalan Hidup.

IBU - Mengajar kita melalui Pengalamannya.
BAPAK - Mengajar kita untuk mendapatkan Pengalaman.

IBU - Memperkenalkan Ideologi.
BAPAK - Memperkenalkan Realitas.

KASIH IBU diketahui semenjak kita dilahirkan.
KASIH BAPAK diketahui bila dia sudah tiada.

Kasihilah BAPAK kita selagi masih hidup.
Sayangilah IBU kita selagi masih hidup.

Selagi mereka masih ada.... rumah tidak akan berseri tanpa kehadiran anak, tapi rumah akan lebih sunyi bila IBU & BAPAK sudah tiada....

Ini sekadar renungan bersama buat kita sebagai ANAK dan sebagai IBU BAPAK bagi anak-anak kita.

Cara Mengatasi Malu Karena Masa Lalu

Tidak ada "orang baik" yang tidak punya masa lalu,

Dan tidak ada "orang jahat" yang tidak punya masa depan.

Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi lebih baik.

Bagaimanapun masa lalunya dahulu, sekelam apa lingkungannya dulu, dan seburuk apa perangainya di masa lampau.

Berilah kesempatan seseorang untuk berubah.

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya.

Jangan memandang seseorang dari status dan hartanya.

Intinya,

Jangan memandang remeh seseorang karena masa lalu dan lingkungannya, karena bunga teratai tetap mekar cantik meski tinggal di air yang kotor.

Maka untuk jadi hebat yang diperlukan adalah kuatnya tekad.

Tak perlu pusingkan masa lalu, tak perlu malu dengan tempat asalmu, jika kau mau.

Kau bisa menjadi laksana bunga teratai yang tinggal di air yang kotor namun tetap mekar mengagumkan.

Berubah dan bangkit jauh lebih indah dari pada diam dan hanya bermimpi tanpa melakukan tindakan apapun.

John Paul Dejoria dari Anggota Geng L.A. Menjadi Pengusaha Miliaran


Sebagai generasi pertama Amerika, DeJoria mengalami kesulitan hidup dari awal.

Orang tuanya yang berasal dari Yunani dan Italia bercerai ketika ia berumur dua tahun, dan dia menjual kartu Natal dan koran untuk membantu menghidupi keluarganya sebelum ia berumur 10 tahun. Dia akhirnya dikirim untuk tinggal di sebuah rumah asuh di Los Angeles.

DeJoria menghabiskan separuh waktunya dengan geng L.A. sebelum bergabung militer. Setelah itu ia mencoba menjadi karyawan di Redken Laboratories, ia mengambil pinjaman $ 700 dolar dan menciptakan John Paul Mitchell Systems. Dia menjajakan shampoo door-to-door perusahaan, dan tinggal hanya di mobilnya saat melakukan usaha itu.

Tapi jerih payahnya ternyata tidak sia-sia, akhirnya kualitas produknya pun tidak dapat dipungkiri, dan sekarang JPM Sistem memiliki pendapatan tahunan hampir $ 1 miliar. Ia juga menciptakan Patron Tequila dan memiliki perusahaan dalam berbagai industri, dari berlian sampai ponsel.