Tidak Ada Waktu Untuk Mengatur Waktu


Setiap orang memiliki waktu yang sama, 24 jam sehari. Tetapi kenapa ada yang lebih sukses dan ada yg tidak.

Setiap orang pasti tahu, kita harus memanfaatkan waktu dengan baik. Tidak menyia-nyiakan waktu yg diberikan.

Jika kita menghabiskan waktu mencari cara yang tepat untuk mengatur waktu, mengatur prioritas maka justru kita akan kehabisan waktu. Jadi tidak perlu lagi cari cara mengatur waktu.

Kuncinya hanya lakukan apa yg perlu dilakukan dan jangan lakukan apa yg tidak perlu dilakukan. Hal sederhana jangan dibuat rumit, hal rumit harus disederhanakan.

Terima Kekurangan Diri Dengan Membaca Ini


Seorang pemuda penjaga rumah peristirahatan tuan tanah menemukan 2 buah ember yang akan digunakannya untuk menimba air di kaki bukit. Sudah jadi rutinitasnya setiap hari untuk melakukan kegiatan ini.

Ember itu terbuat dari kayu yang sama, dan berukuran sama. Namun salah satu ember mempunyai lubang kecil di sisinya. Pemuda itu pun rajin memetik bunga di sepanjang jalan untuk di taruh di vas bunga. Tuan tanah begitu senang, karena setiap hari ada bunga harum yang segar untuk dinikmati. 

Sore itu si ember yang berlubang mengeluh ,"Wahai tuanku, aku merasa sedih ?".

"Mengapa ?", balas Si Pemuda.
"Lihatlah aku ini berlubang, setiap kali kau mengambil air di danau. Aku tidak bisa memberikan sepenuhnya untukmu. Padahal engkau bersusah payah mendaki dan menuruni bukit untuk ini. Tidak seperti ember satu lagi yang tidak berlubang. Ia selalu bisa memberimu sepenuhnya air itu, sesuai dengan jerih payahmu".

Lalu pemuda itu tersenyum ,"Engkau selalu bersamaku, lihat tuan tanah kita itu tersenyum setiap kali memandangi bunga yang ku petik. Oleh karena itu juga aku masih bekerja disini. Bunga-bunga indah itu aku dapatkan di setiap jalan, di bagian kiri ku, dimana engkau ku letakkan. Air yang menetes darimu menyuburkan bibit bunga di sepanjang jalan, sehingga aku tidak perlu bersusah payah merawat bunga-bunga itu. Jadi janganlah engkau bersedih wahai emberku, karena sesungguhnya itu bukanlah kekuranganmu".

Seringkali kita selalu berfokus pada kekurangan diri, ini pun mengecilkan hati. Dari perumpamaan ember berlubang di atas, kita tahu,  bahwa sudut pandang positif bahkan memberikan banyak manfaat yang luar biasa.

Gaya Hidup Bermalas-Malasan


Jika ditanya, setiap orang ingin bermalas-malasan. Lucunya setiap orang juga ingin sukses. 

Jadi dimulai dengan bermalas-malasan diakhiri dengan kesuksesan sepertinya itu idaman setiap orang. 

Karena prinsip ini jugalah maka banyak orang jadi malas mengejar impian, ingin mengambil jalan pintas menjadi sukses dsb.

Sebenarnya jika dicoba hidup bermalas-malasan, memang mungkin mengenakkan untuk periode tertentu. Tapi setelahnya, Anda akan merasa tidak ada gairah, dan merasa suram karena seperti tidak ada impian yg ingin dicapai. 

Jadi sebenarnya bukan gaya hidup bermalas-malasan yg kita cari tetapi gaya hidup terus bertumbuh untuk mengejar impian. Mengejar impian bukan berarti harus bersusah payah. Tetapi cuma harus bertindak. Jika bisa bertindak semaksimal kita, itu sangat baik, jika bertindak sedikit ya masih mending daripada tidak bertindak.

Tidak ada kata mencoba, pilihannya hanya bertindak atau tidak bertindak.

Masalah Dalam Hubungan


Pacaran adalah saat di mana momen-momen terindah hidup terjadi. Romantis, saling memperhatikan, saling menyayangi, saling memberi..

Makanya kita sering lupa dengan sekitar ketika kita pacaran karena begitu nikmatnya situasi yg sedang kita alami itu.

Tapi setelah berpacaran ternyata masalah demi masalah bermunculan. Dari masalah kecil seperti kurang perhatian sampai hal besar seperti perselingkuhan. 

Masalah-masalah ini seringkali mengganggu kita bukan hanya pada kehidupan berpasangan tetapi juga kehidupan kita secara umum.

Masalah ini ibarat duri dalam hati yang memang terkadang sakit untuk dicabut (diselesaikan), tetapi jika semakin lama dibiarkan lama-lama luka dalam hati akan semakin besar dan rasa sakit akan semakin terasa.

Jadi selesaikanlah masalah dalam berhubungan ini secepatnya, jangan sampai membiarkan itu bertambah besar dan akhirnya rasa sakit yg Anda terima akan semakin besar.

Dilema Bangun Pagi


Ketika ditanya, apakah suka bangun pagi? Kebanyakan orang menjawab 'sebenarnya tidak, tapi terpaksa karena ...' 

Jarang orang yg suka bangun pagi apalagi jika semalem mereka bergadang karena lembur, karena pergi dengan teman dll

Tapi ada juga yang suka bangun pagi, mungkin karena terbiasa, merasa segar, tuntutan pekerjaan dsb.

Tapi sebenarnya bangun pagi itu perlu atau tidak?

Dari kecil kita sudah diajarkan untuk bangun pagi, tapi kita tidak diajarkan arti bangun pagi itu.

'Harus bangun pagi, kalo ga, nanti rezeki dipatok ayam' begitu kata orang tua.

Intinya memang baik mengajar kita cepat bangun agar dapat segera menjemput rezeki.

Tapi apakah cuma itu?

Sebenarnya tidak ada yg mengharuskan kita bangun pagi kecuali tuntutan kerja dll. Tapi bangun pagi yg dipaksa itu pun tidak produktif, karena Anda memulai hari dengan menggerutu, tidak segar dan rasa kesal.

Jadi bangun pagilah karena Anda ingin bangun pagi, bukan dipaksa keadaan. 

Jika tidak bisa, biasakan tidur cepat dan dengan begitu Anda akan bangun pagi dengan sendirinya keesokan hari

Jangan memulai hari dengan terpaksa karena rezekipun akan datang susah, tapi jika memulai hari dengan sukarela maka rezekipun akan kelihatan di depan mata.